Kamis, 14 April 2016

Asam Basa lemah kuat (kimia)



Asam dan basa sudah dikenal sejak zaman dulu. Istilah asam (acid) berasal dari bahasa Latin acetum yang berarti cuka. Istilah basa (alkali) berasal dari bahasa Arab yang berarti abu. Basa digunakan dalam pembuatan sabun. Juga sudah lama diketahui bahwa asam dan basa saling menetralkan. Di alam, asam ditemukan dalam buah-buahan, misalnya asam sitrat dalam buah jeruk berfungsi untuk memberi rasa limun yang tajam.



   contoh asam basa dalam kehidupan sehari-hari








1. Asam Kuat
Asam kuat yaitu senyawa asam yang dalam larutannya terion seluruhnya
menjadi ion-ionnya. Reaksi ionisasi asam kuat merupakan reaksi
berkesudahan. Secara umum, ionisasi asam kuat dirumuskan sebagai berikut.
HA(aq) ⎯⎯→ H+(aq) + A–(aq)

2. Asam Lemah
Asam lemah yaitu senyawa asam yang dalam larutannya hanya sedikit
terionisasi menjadi ion-ionnya. Reaksi ionisasi asam lemah merupakan reaksi
kesetimbangan.
Secara umum, ionisasi asam lemah valensi satu dapat dirumuskan
sebagai berikut.
HA(aq) ←⎯⎯⎯⎯→ H+(aq) + A–(aq)

3. Basa kuat adalah jenis senyawa sederhana yang dapat mendeprotonasi asam sangat lemah di dalam reaksi asam-basa. Contoh paling umum dari basa kuat adalah hidroksida dari logam alkali dan logam alkali tanah seperti NaOH dan Ca(OH)2.

4.Basa lemah adalah larutan basa tidak berubah seluruhnya menjadi ion hidroksida dalam larutan.
Amonia adalah salah satu contoh basa lemah. Sudah sangat jelas amonia tidak mengandung ion hidroksida, tetapi amonia bereaksi dengan air untuk menghasilkan ion amonium dan ion hidroksida


berikut adalah pembagiannya

1. Daftar Nama Asam Kuat:
1. Asam klorida (HCl)
2. Asam nitrat (HNO3)
3. Asam sulfat (H2SO4)
4. Asam bromida (HBr)
5. Asam iodida (HI)
6. Asam klorat (HClO3)
7. Asam perklorat (HClO4)

2.Daftar Nama Asam Lemah:

  1. Asam format (HCOOH)
  2. Asam asetat (Asam cuka) (CH3COOH)
  3. Asam fluorida (HF)
  4. Asam karbonat (H2CO3)
  5. Asam sitrat (C6H8O7)
  6. Asam sianida (HCN)
  7. Asam nitrit (HNO2)
  8. Asam borat (H2Bo3)
  9. Asam silikat (H2SIO3)
  10. Asam antimonit (H2SbO3)
  11. Asam antimonat (H2SbO4)
  12. Asam stanat (H2SnO3)
  13. Asam stanit (H2SnO2)
  14. Asam plumbat (H2PbO3)
  15. Asam plumbit (H2PbO4)
  16. Asam oksalat (H2C2O4)
  17. Asam benzoat (C6H5COOH)
  18. Asam hipoklorit (HClO)
  19. Asam sulfit (H2SO3)
  20. Asam sulfida (H2S)
  21. Asam fosfit (H3PO3)
  22. Asam fosfat (H3PO4)
  23. Asam arsenit (H3AsO3)
  24. Asam arsenat (H3AsO4)
  25. Asam flosianat (H5CN)
  26. Asam finol (C6H5OH)
  27. Asam askorbat (C5HO6)
  28. Asam laktat (C3H5O3
3. Daftar Nama Basa Kuat:

  1. Litium hidroksida (LiOH)
  2. Natrium hidroksida (NaOH)
  3. Kalium hidroksida (KOH)
  4. Kalsium hidroksida (Ca(OH)2)
  5. Rubidium hidroksida (RbOH)
  6. Stronsium hidroksida (Sr(OH)2)
  7. Sesium hidroksida (CsOH)
  8. Barium hidroksida (Ba(OH)2)
  9. Magnesium hidroksida (Mg(OH)2)
  10. Berilium hidroksida Be(OH)2)
4. Daftar Nama Basa Lemah:

  1. Amonium hidroksida (NH4OH)
  2. Aluminium hidroksida (Al(OH)3)
  3. Besi (III) hidroksida (Fe(OH)3)
  4. Amoniak (NH3)
  5. Besi (II) hidroksida (Fe(OH)2)
  6. Karbosium hidroksida (CA(OH)3)
  7. Nikel hidroksida (Ni(OH)2)
  8. Seng hidroksida (Zn(OH)2)
  9. Kadmium hidroksida (Cd(OH)2)
  10. Bismut hidroksida (Bi(OH)3)
  11. Perak hidroksida (Ag(OH))
  12. Emas (I) hidroksida (Au(OH))
  13. Emas (III) hidroksida (Au(OH)3)
  14. Tembaga (I) hidroksida (Cu(OH)2)
  15. Tembaga (II) hidroksida (Cu(OH))
  16. Raksa (I) hidroksida (Hg(OH))
  17. Raksa (II) hidroksida (Hg(OH)2)
  18. Timah (II) hidroksida (Sn(OH)2)
  19. Timah (IV) hidroksida (Sn(OH)4)
  20. Timbal (II) hidroksida (Pb(OH)2)
  21. Mangan hidroksida (Mn(OH)2)
  22. Kobalt (III) hidroksida (Co(OH)3)
  23. Kobalt (II) hidroksida (Co(OH)2)
  24. Anilia (C6H5NH2)
  25. Dimetilamina ((CH3)2 NH)
  26. Hidrasim (H2NNH2)
  27. Hidroksilamida (HONH2)
  28. Metilamina (CH3 NH2)
  29. Urea (H2NCONH2)
  30. Glukosa (C6H2O6)
  31. Metil hidroksida (CH3OH)

CONTOH SOAL:
1.
pH Asam KuatBagi asam-asam kuat ( a = 1), maka menyatakan nilai pH larutannya dapat dihitung langsung dari konsentrasi asamnya (dengan melihat valensinya).

Contoh: 
1. Hitunglah pH dari 100 ml larutan 0.01 M HCl !

Jawab:
HCl(aq) ®  H+(aq) + Cl-(aq)
[H+] = [HCl] = 0.01 = 10-2 M
pH = - log 10-2 = 2
2. Hitunglah pH dari 2 liter larutan 0.1 mol asam sulfat !

Jawab:
H2SO4(aq) ®  2 H+(aq) + SO42-(aq)
[H+] = 2[H2SO4] = 2 x 0.1 mol/2.0 liter = 2 x 0.05 = 10-1 M
pH = - log 10-1 = 1
 
2.
pH Asam Lemah
Bagi asam-asam lemah, karena harga derajat ionisasinya ¹ 1 (0 <a < 1) maka besarnya konsentrasi ion H+ tidak dapat dinyatakan secara langsung dari konsentrasi asamnya (seperti halnya asam kuat). Langkah awal yang harus ditempuh adalah menghitung besarnya [H+] dengan rumus
[H+] = Ö ( Ca . Ka)
dimana:
Ca = konsentrasi asam lemah
Ka = tetapan ionisasi asam lemah
Contoh:
Hitunglah pH dari 0.025 mol CH3COOH dalam 250 ml larutannya, jika diketahui Ka = 10-5
Jawab:
Ca = 0.025 mol/0.025 liter = 0.1 M = 10-1 M
[H+] = Ö (Ca . Ka) = 10-1 . 10-5 = 10-3 M
pH = -log 10-3 = 3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar