
1.Berita Dari VOA(Voice Of America)
Umat
Kristen membawa salib ke Gereja Makam Suci yang dipercaya sebagai
tempat di mana Yesus disalib, dalam perayaan Jumat Agung di kota tua
Yerusalem, Jumat (29/3)
Beberapa orang memikul kayu salib besar di pundak mereka saat mereka berjalan menyusuri jalan sempit berbatu yang dikenal sebagai Via Dolorosa, atau Jalan Kesengsaraan.
Umat beriman menelusuri kembali jejak Yesus dengan devosi tradisional yang dikenal sebagai stasi-stasi Salib – membaca kitab suci, berdoa dan menyentuh batu-batu suci.
“Saya merasa kecil di hadapan Tuhan,” kata John Thekkekara yang berasal dari Kerala, India. “Hari ini diyakini sebagai hari ketika Yesus disalibkan. Dan itu adalah pengalaman terbesar dalam hidup saya untuk berada di sini pada hari ini di Yerusalem,” lanjutnya.
Para peziarah datang dari seluruh dunia, dari Timur Jauh sampai Barat.
Tentara Israel yang bersenjata dengan senapan serbu menjaga jalan yang dilalui prosesi itu yang berakhir di Gereja kuno Makam Kudus, tempat penyaliban Yesus. Di tempat itu pula pada hari Minggu Paskah umat Kristen akan merayakan kebangkitanNya.
Sementara itu, di Filipina, puluhan umat Katolik memperingati Jumat Agung dengan melakukan tradisi penyaliban kembali Yesus dengan cara diri mereka dipaku di kayu salib.
Puluhan pria, terselubung syal dan kepala bermahkota duri, berjalan dengan susah payah melalui jalan-jalan desa San Pedro Cutud di provinsi Pampanga, sekitar 70 kilometer sebelah utara Manila.
Sebagian relawan kemudian dipaku ke salib untuk menjalani kembali penyaliban Yesus.
Telapak tangan dan kaki orang-orang yang merasa berdosa itu dipaku ke kayu salib dengan paku sepanjang 10 sentimeter yang direndam dalam alkohol untuk mencegah infeksi.
Para pemimpin gereja telah berusaha mencegahnya, tetapi praktek demikian telah menjadi acara tahunan yang populer, yang menarik ribuan wisatawan.
Penyelenggara mengatakan bahwa dengan dipaku di kayu salib memungkinkan mereka bertobat dari segala dosa, berdoa bagi kerabat yang sakit atau memenuhi nazar.
Filipina merupakan negara yang mayoritas penduduknya beragama Katolik Roma di Asia Tenggara.
Umat Kristen percaya bahwa Yesus disalibkan pada hari Jumat Agung dan bangkit pada hari Minggu Paskah
Dan perayaan PASKAH di INDONESIA sangatalah beragam dan berbeda karena Indonesia terdiri dan banyak suku dan juga setiap tradisi yang berbeda apalgi aadanya Kristen Protestan dan Kristen Katolik tentulah itu akan berbeda juga Tapi intinya semua Umat Manusia akan menyabut dan meningat kembali pengobanan Tuhan Yesus dalam menebus DOSA umatNya.
Perayaan Jumat agung sangat identik dengan yang namanya Perjamuan Kudus. Dimana anggur yang dilambangkan sebagai darah Kristus dan roti sebagai TubuhNya
KOMPAS.com
1. Finlandia
Di beberapa kota bagian barat Finlandia, masyarakat setempat melakukan tradisi membakar api unggun pada Minggu Paskah. Dalam tradisi Nordik, api dipercaya sebagai penangkal penyihir yang terbang saat Jumat Agung dan Minggu Paskah.
2. Polandia
Masyarakat Polandia merayakan Paskah dengan melakukan tradisi unik yang disebut Smingus-Dyngus. Pada Senin setelah Paskah, anak laki-laki akan melakukan tradisi ini dengan cara membasahi dan menyiram teman-teman mereka dengan berbagai cara, menggunakan pistol air mainan atau ember. Tradisi yang melegenda ini mengungkapkan bahwa ketika ada gadis yang berhasil tersiram, maka mereka dipercaya akan menikah di tahun ini. Siraman air tersebut melambangkan prosesi pembaptisan Pangeran Mieszko dari Polandia pada Senin Paskah tahun 966 SM.
3. Perancis
Jika kebetulan berada di Perancis saat Paskah jangan lupa untuk membawa garpu. Karena pada setiap tahunnya, omelet raksasa akan disiapkan di alun-alun utama kota Haux, Paris. Omelet ini terbuat dar sekitar 4.500 butir telur ayam dan bisa disantap oleh sekitar 1.000 orang.
Tradisi ini bermula ketika Napoleon dan tentaranya sedang bepergian melalui bagian selatan Perancis. Mereka kemudian berhenti di sebuah kota kecil dan menyantap omelet. Saking ia menyukai omelet, sejak itu Napoleon pun memerintahkan warga kota untuk mengumpulkan telur dan membuat omelet raksasa bagi pasukannya di hari berikutnya.
4. Corfu, Yunani
Pada Sabtu suci, masyarakat akan melemparkan pot tanah liat serta gerabah lainnya keluar jendela mereka dan menghancurkannya di jalanan. Hal ini merupakan tradisi unik yang dilakukan masyarakat pulau Corfu, Yunani yang disebut Pot Throwing. Banyak orang yang mengatakan bahwa kebiasaan ini berasal dari Venesia, di mana masyarakatnya memiliki kebiasaan membuang semua benda lama mereka. Melalui tradisi Pot Throwing ini, masyarakat Yunani meyakini lemparan pot gerabah merupakan simbol penyambutan musim semi, dan melambangkan tanaman baru yang akan tumbuh dalam pot baru.
5. Norwegia
Paskah adalah waktu yang populer bagi masyarakat Norwegia untuk membaca novel kejahatan yang hanya keluar dalam rangkaian thriller Paskah yang disebut Passkekrimmen. Tradisi ini sudah dimulai sejak tahun 1923, ketika sebuah penerbit buku mempromosikan novel kriminal baru di halaman depan sebuah surat
kabar.
6. Italia dan Vatikan
Pada Jumat Agung, Paus memperingati Crucis Via (Jalan Salib) di Colosseum. Sebuah salib besar dengan obor yang menyala akan menerangi langit. Doa Jalan Salib ini diucapkan dalam beberapa bahasa. Misa Paskah dirayakan saat Sabtu Suci dan Minggu Paskah. Pada waktu inilah ribuan pengunjung akan berkumpul di Lapangan Santo Petrus untuk menunggu berkat yang diberikan Paus dari balkon Gereja, yang dikenal sebagai “Urbi Orbi Et” atau untuk kota dan dunia.
7. Ceko dan Slovakia
Jika ingin bepergian ke negara-negara Eropa timur saat Paskah, sebaiknya Anda sudah menyiapkan diri dengan kebiasaan berbeda di negara setempat. Termasuk di Ceko dan Slovakia dengan tradisi Senin Paskah. Di negara Eropa timur, terdapat tradisi di mana pria memukul perempuan dengan menggunakan cambuk buatan yang terbuat dari willow dan dihiasi dengan pita. Menurut legenda, pohon willow adalah pohon pertama yang mekar di musim semi, sehingga cabang ini diharapkan bisa mentransfer vitalitas dan kesuburan bagi perempuan. Cambukan ini tidak dimaksudkan untuk menimbulkan rasa sakit.
8. Verges, Spanyol
Pada hari Kamis Putih di kota Verges, Spanyol, masyarakat sudah mulai melakukan berbagai perayaan Paskah dengan melakukan tarian tradisional Dansa De La Mort, atau tarian kematian. Untuk mengenang kembali kisah sengsara Yesus, maka semua orang menggunakan kostum kerangka dan berparade di jalan raya. Prosesi ini berakhir dengan kehadiran orang menggunakan kostum kerangka yang menyeramkan sambil membawa kotak abu. Tarian ini dimulai pada tengah malam dan berlanjut selama tiga jam sampai pagi hari.
9. Washington DC, Amerika
Selama lebih dari 130 tahun, The White House menyelenggarakan Roll Easter Egg di South Lawn.Kegiatan utamanya adanya menggulirkan sebuah telur rebus berwarna dengan menggunakan sebuah sendok saji yang besar.
10. Hungaria
Sprinkling merupakan salah satu tradisi ala Hungaria yang paling populer saat Paskah. Tradisi ini dilakukan pada Senin Paskah, dan tradisi ini dikenal sebagai Ducking Monday. Para pria akan menyiram air wangi kepada anak perempuan. Penyiraman dan air ini dipercaya memiliki efek pembersihan, penyembuhan, kesuburan, dan rangsangan. Tradisi ini semakin bergeser, dengan mengganti penyiraman air dengan hanya menyemprotkan parfum, cologne atau air biasa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar